Juve Enggan Tukar Scudetto secara trofi Liga Champions

Juventus Enggan Tukar Scudetto dengan trofi Liga Champions

Administrator Umum Juventus, beppe Marotta, baru-baru ini mengungkapkan bahwa Klubnya tidak akan bersedia menukar satu diantara atau dua dari Trofi Scudetto dengan satu timpang liga Champions Eropa. Meski demuikian, Marotta mengakui kalau Juventus memang terus hilang arah trofi bergengsi tersebut.
Sesuai diketahui, Juventus memang tampil sangat kesulitan dalam usaha mereka untuk meraih timpang Liga Champions Eropa, hati busuk tersebut terlihat dari tiga percobaan yang mereka lakukan di partai final sehabis meraih trofi UCL terakhir kali di tahun 1996 silam. Di tahun 2003, Juventus dikalahkan - http://dictionary.reference.com/browse/Juventus%20dikalahkan?s=ts oleh AC Milan pada partai final lewat drama adu sanksi. Dua tahun lalu, meronce kalah dari Barcelona beserta skor akhir 1-3, & terakhir tahun ini mengikuti Real Madrid, skuat pedoman Massimiliano Allegri kalah secara skor 1-4.
Kegagalan ini memperpanjang paceklik gelar Eropa yang dialami Bianconneri mulai tahun 1996 silam, padahal di pentas Domestik sendiri, Juventus begitu digdaya dengan menghias enam scudetto dalam enam musim terakhir dan menjadi yang pertama mencatatkan penampilan itu di Italia. Semuanya, Scudetto yang sudah dimenangkan Juventus adalah sebanyak 32 Trofi.
Meski demikian, Giuseppe Marotta selaku Direktur Umum Juventus menegaskan bahwa klubnya sama sekali tidak tertarik bila memang satu atau 2 trofi Serie A Italia bisa ditukarkan dengan mono trofi Liga Champions Eropa. Namun penolakan ini juga tidak berarti juventus bukan mengincar trofi tahunan tersebut.
"Tidak, kami tidak akan menukarkannya, namun liga Champions Eropa merupakan sebuah tujuan, adapun untuk Scudetto VS Liga champions - http://www.electralease.com/juve-enggan-tukar-scudetto-dengan-trofi-liga... , kami mengimpikan Inter milan, AS bulu halus dan Napoli untuk langsung memperkuat diri mereka, tambah kuat mereka, maka pecacal akan semakin menikmati ketika berhasil mengalahkan mereka "
"rencana yang kami canangkan adalah membangun skuat yang lebih kompetitif, namun wajar menjaga keseimbangan antara finansial dan teknis yang optimal" demikian tegas Beppe marotta kepada reporter.